topbella

Rabu, 24 Januari 2018

Pentingnya Menjaga Pola Makan Sehat

Kemajuan yang terjadi saat ini banyak mengubah gaya hidup masyarakat yang semula santai dan sederhana menjadi instan dan serba cepat. Pemilihan moda transportasi juga memengaruhi kesehatan. Moda transportasi yang lebih cepat seperti mobil dan motor menjadi pilihan dibandingkan sepeda. Namun, di sisi lain kekurangannya adalah membuat orang tidak banyak bergerak saat mengendarainya.

Terlebih lagi banyak orang memilih mengonsumsi fast food dan junk food dalam menu keseharian mereka. Padahal kita tahu bahwa terlalu banyak konsumsi makanan instan akan menyebabkan tubuh menjadi rentan terserang penyakit, terutama penyakit degeneratif.
Penyakit degeneratif umumnya dikenal sebagai penyakit orang tua, karena banyak menyerang di usia lanjut. Contoh penyakit degeneratif antara lain tekanan darah tinggi (hipertensi), kencing manis (diabetes melitus), jantung koroner, stroke, kegemukan (obesitas). Namun, perubahan gaya hidup yang tidak sehat membuat penyakit ini juga menyerang di usia muda.

Makanan yang kita konsumsi akan memengaruhi kesehatan kita. Untuk menjaga kesehatan kita perlu mengetahui pola makan sehat yang harus kita konsumsi sehari-hari. Dalam memenuhi kebutuhan makan harian, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain
 (1) jumlah makanan yang kita konsumsi; (2) jenis makanan; dan (3) jadwal makan.
Banyaknya makanan yang kita konsumsi harusnya seimbang antara jumlah makanan yang masuk dan energi yang kita keluarkan. Parameter untuk mengukur apakah makanan yang kita konsumsi sudah cukup atau belum untuk tubuh kita adalah berat badan. Penting bagi kita mempertahankan berat badan yang ideal.

Jenis makanan yang kita konsumsi hendaknya mempunyai proporsi yang seimbang antara karbohidrat, protein, dan lemaknya. Komposisi yang disarankan adalah 55-65% karbohidrat, 10-15% protein, 25-35%  lemak. Golongan karbohidrat yang biasa kita konsumsi antara lain nasi, roti, kentang, umbi-umbian, mie, dan bihun. Sedangkan golongan protein, dibagi dua macam, yaitu hewani dan nabati. Protein hewani contohnya daging, telur, susu. Sedangkan yang nabati contohnya tahu, tempe, kacang-kacangan. Lemak dari makanan ada yang dalam bentuk lemak jenuh maupun tak jenuh.

Lemak yang jenuh umumnya lebih mudah kita dapat dari makanan kita sehari-hari, karena dari proses pemanasan saja kita akan mendapatkan lemak yang jenuh, sedangkan lemak yang tidak jenuh umumnya berasal dari minyak tidak jenuh seperti minyak zaitun, minyak wijen, minyak vco dan minyak canola, yang umumnya tidak dipanaskan. Lemak yang tidak jenuh sangat baik bagi fungsi organ tubuh kita seperti jantung dan pembuluh darah, karena dengan memasukkan lemak tidak jenuh lebih banyak dalam makanan kita sehari-hari, maka kita dapat meningkatkan jumlah kolesterol yang baik dalam tubuh.

Selain bahan makanan makronutrien seperti karbohidrat, protein, dan lemak, kita juga perlu sumber mikronutrien seperti vitamin dan mineral. Bahan makanan sumber vitamin dan mineral ini dapat kita peroleh dari buah-buahan dan sayuran.

Selain makronutrien dan mikronutrien tersebut tubuh kita juga memerlukan serat. Kebutuhan serat yang dianjurkan perhari adalah 25 g atau 13 g/ 1000 kalori makanan yang dikonsumsi. Tubuh kita sebagian besar terdiri dari air, kurang lebih 60% dari berat badan, oleh karena itu jangan lupa minum air minimal 2 liter perhari.

Jadwal makan yang ideal dijalankan agar kita mempunyai pola makan yang sehat adalah 5 sampai 6 kali sehari, yaitu sarapan pagi, snack, makan siang, snack sore, makan malam, dan bilamana perlu boleh ditambah dengan snack malam. Agar terhindar dari sakit maag sebaiknya kita mengkonsumsi makanan dalam porsi kecil tapi sering.

Jika kita serius menerapkan pola makan sehat dalam menu makanan kita sehari-hari maka tubuh akan menjadi lebih bugar dan tidak mudah terserang penyakit. Bonus lainnya tentu adalah berat badan yang ideal dan kulit yang cantik dan sehat. Selamat mencoba.

Mengenai Saya

 
Evergreen Diary© DiseƱado por: Compartidisimo